Memang benar berdasar Pasal 1870 KUHPerdata atau Pasal 314 RBg, nilai kekuatan pembuktian yang melekat pada akta otentik adalah sempurna (volledig). Akan tetapi hal itu melekat sepanjang tidak ada diajukan bukti lawan (tegenbewijs) oleh pihak lawan. Oleh karena itu, kesempurnaannya tidak bersifat menentukan (beslissend) atau memaksa (dwingend). Kesempurnaannya dapat dilumpuhkan dengan bukti lawan (tegenbewijs).